Archive for the ‘Aqidah’ Category

h1

CATATAN HAMBA NISTA DI AKHIR RAMADHAN

3 September 2010

Tuhan tiada kesucian melebihi kesucian diriMu

Tuhan tiada yang agung seagung diriMu

Tuhan tiada kelembutan melebihi kelembutan diriMu

Tuhan tiada yang dapat mengampuni selain diriMu

Tuhan tiada kebesaran melebihi kebesaran diriMu

Tuhan tiada yang berhak disembah selain diriMu

Tuhan tiada ridha melebihi ridhaMu

Tuhan tiada tempat mengadu selain kepadaMu Read the rest of this entry ?

h1

CEMBURU TERHADAP MANHAJ AL-HAQ [Bag.2)

17 Desember 2009

CEMBURU TERHADAP MANHAJ AL-HAQ [Bag.2)

Catatan untuk Sofyan Chalid Ruray

Oleh: Ibnu Al-Mubhar As-Sinjayi

Pasal 1

HUKUM BERIFADAH DAN BERISTIFADAH DENGAN AHLI BID’AH

Catatan ini merupakan lanjutan dari catatan terdahulu terhadap “risalah” Sofyan yang berjudul “Kurangnya Kecemburuan Terhadap Manhaj Yang Haq” (lihat “Mengapa saya keluar dari Wahdah Islamiyyah? Bag. 1,  poin 1). Pada bagian ini penulis akan mengurai tentang BID’AH, kewajiban menjauhinya, bentuk-bentuknya, syubhat-syubhatnya, akibat yang ditimbulkannya dan hukum berta’awun atau berifadah dan beristifadah dengan ahli bid’ah. Pembahasan ini dikutip dan disari langsung dari beberapa kitab sebagai berikut:

  1. ‘Aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah Fii Dhaui al-Kitabi wa as-Sunnah, karya: DR. Said al-Qahthany. (Cet. II; Makkah al-Mukarramah: Dar Thayyibah al-Khadhra’, 1426 H / 2005 M)
  2. Syarh al-‘Aqidah al-Washithiyyah, karya: Samahatu al-Syaikh Muhammad bin Sholeh al-‘Ustaimin. (Cet. I; Kairo: Dar Ibnu al-Haitsam, 1423 H / 2002 M)
  3. Syarh al-Thahawiyyah Fii al-‘Aqidah al-Salafiyyah, karya: al-‘Allamah Shadruddin ‘Ali bin Muhammad bin Abi al-‘Izz al-Hanafy. (Cet. Kairo: Dar al-Hadits, 1421 H / 2000 M)
  4. Al-Fawaid, karya: al-Imam Syamsuddin Muhammad bin Abi Bakr bin Qayyim al-Jauziyyah [w. 751 H]. (Cet. Kota Nashr: al-Maktabah al-Qayyimah, T.Th)
  5. Syarh Hilyatu Thalib al-‘Ilm, karya: Samahatu al-Syaikh Muhammad bin Sholeh al-‘Ustaimin. (Cet. I; Kairo: Maktabah al-‘Ilm, 1424 H / 2004 M) Read the rest of this entry ?
h1

CEMBURU TERHADAP MANHAJ AL-HAQ [Bag. 1]

17 Desember 2009

CEMBURU TERHADAP MANHAJ AL-HAQ

Catatan untuk Sofyan Chalid Ruray

Oleh: Ibnu Al-Mubhar As-Sanjayi*

Catatan ini adalah kajian berkala terhadap “risalah” Sofyan Chalid Ruray

MUQADDIMAH

Bismillahirrahmanirrahim.

Alhamdulillah alladzi hadana ilaa sabili almuhtadiin, wa Arsyadanaa ilaa sabili al-Rasyaad, wa Akhrajana min Dhulumaati al-Jahli ilaa Nuuri al-‘Ilmi, wa Atsbatanaa bi al-ittiba’I wa al-intimaai ilaa risaalati khatamil Anbiyaai wa al-Mursaliin Muhammadin Abdullahi wa Rasuluhi shallallahu ‘alaihi wa ‘ala Alihi wa Ashahabih ath-Thahiriin wa man tabi’ahum biihsanin ilaa yaumi nalqaa birabbi al-‘ibaadi wa sallam, wa Ab’adanaa min khadzalati wa dhalalati al-Bida’I wa al-mubatdi’in.  wa ba’du,

Catatan ini kami buat bertujuan untuk meluruskan –min babi al-ishlahi baina ikwati al-mu’minin – terhadap berbagai perkara yang selama ini kerap dijadikan sebagai pemicu munculnya kedengkian, permusuhan dan pertikaian antara para da’I pengusung dakwah ahlussunnah di atas manhaj al-Haq yang tiada henti utamanaya di kota Makassar Sulawesi Selatan. Diantara perkara-perkara tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Hukum berifadah dan beristifadah (meminjam istilah Ust. Ikhwan Abdul Jalil, Lc pada dialog tentang Terorisme di UNHAS) dengan ahli bid’ah
  2. Al-Muwazanah atau Al-Inshof (bersikap pertengahan)
  3. Berpolitik
  4. Hizbiyyah (Berorganisasi) Read the rest of this entry ?
h1

Cinta Sejati Kepada Sang Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam

10 Maret 2009

Hukum Mencintai Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam

allah_134Pada suatu hari Umar bin Khattab berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau lebih aku cintai dari segala sesuatu kecuali dari diriku sendiri.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun menjawab, “Tidak, demi Allah, hingga aku lebih engkau cintai daripada dirimu sendiri.” Maka berkatalah Umar, “Demi Allah, sekarang engkau lebih aku cintai daripada diriku sendiri!” (HR. Al-Bukhari dalam Shahih-nya, lihat Fath al-Bari [XI/523] no: 6632) Read the rest of this entry ?

h1

Siapakah Ahlussunnah wal Jama’ah?

7 Maret 2009

ahlus-sunnahSungguh sayang sungguh malang, umat Islam di masa ini bak buih di lautan, banyak jumlahnya namun tercerai-berai. Heran bukan kepalang melihat fenomena ini, kita semua tahu bahwa Islam yang dibawa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam hanya 1 macam, sebagaimana firman Allah Ta’ala yang artinya: “Sesungguhnya kalian adalah umat yang satu dan Aku adalah Rabb kalian, maka beribadahlah kepada-Ku” [Al-Anbiyaa : 92]. Namun mengapa hari ini Islam menjadi bermacam-macam? Aneh bukan? Read the rest of this entry ?

h1

Keutamaan Tauhid

7 Maret 2009

pohon-sahadatTatkala Allah memerintahkan sesuatu kepada kita maka Allah tidak semata-mata memerintahkan begitu saja, namun agar kita antusias untuk melaksanakan perintah-Nya maka Allah memberikan iming-iming kepada kita. Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa perintah yang paling agung yang Allah wajibkan kepada seluruh manusia adalah perintah untuk mentauhidkan Allah yaitu agar manusia hanya beribadah kepada Allah semata. Oleh Karena itulah Allah memberikan iming-iming yang tidak tanggung-tanggung lagi bagi orang yang melaksanakannya. Lalu apakah iming-iming tersebut? Marilah kita simak pembahasan berikut ini. Read the rest of this entry ?

h1

Makna “Laa Ilaha Illallah” Antara Yang Benar dan Yang Salah

7 Maret 2009

kaligrafi-196Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Islam dibangun di atas lima perkara: syahadat La Ilaha Illallah wa anna Muhammadar Rasulullah, mengerjakan salat, menunaikan zakat, menunaikan haji ke Mekkah dan puasa di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim). Read the rest of this entry ?

%d blogger menyukai ini: