h1

CATATAN HAMBA NISTA DI AKHIR RAMADHAN

3 September 2010

Tuhan tiada kesucian melebihi kesucian diriMu

Tuhan tiada yang agung seagung diriMu

Tuhan tiada kelembutan melebihi kelembutan diriMu

Tuhan tiada yang dapat mengampuni selain diriMu

Tuhan tiada kebesaran melebihi kebesaran diriMu

Tuhan tiada yang berhak disembah selain diriMu

Tuhan tiada ridha melebihi ridhaMu

Tuhan tiada tempat mengadu selain kepadaMu

Tuhan malam-malamku telah habis dengan kesia-siaan

Tuhan hari-hariku telah punah dengan kemaksiatan

Tuhan izinkan hambaMu ini beristigfar memohon ampunanMu atas kesia-kesiaan itu

Tuhan izinkan hambaMu ini bershalawat kepada hamba pilihanMu Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam besarta keluarga, sahabat dan para pengikutnya.

Tuhan izinkan hambaMu ini terus berkhidmat kepada AgamaMu yang mulia

Tuhan izinkan hambaMu ini terus berkhidmat kepada kedua orang tua yang menjadi penyebab kehadiranku di duniaMu

Tuhan izinkan hambaMu ini terus membasahi lisannya dengan tilawah kalam yang telah Engkau wahyukan kepada Rasul-Mu yang terakhir

Tuhan izinkan hambaMu ini terus mengingatMu kapan pun dan dimana pun jasad dan ruh titipanMu ini bersimpuh

Tuhan hambaMu yang nista ini meratap karena dosa-dosa yang tak terhitung

Tuhan hambaMu yang hina ini merintih karena kemaksiatan yang tak berujung

Tuhan hambaMu yang faqir ini tertawan dengan perhiasan dunia yang tak terelakkan

Tuhan hambaMu yang lemah ini terhanyut dengan nafsu yang menyesatkan dari jalanMu yang lurus

Tuhan hambamu yang bodoh ini tidak memanfaatkan bulan penuh ampunanMu dengan sebaik-baiknya

Tuhan hambamu yang kerdil ini tersesat dengan ketenaran yang dapat menyeret kepada kesombongan

Tuhan pada malam-malam terakhirku bersama RamadhanMu yang mulia ini

hambaMu merajut dengan memohon magfirah dan ridhaMu

Tuhan pada malam-malam terakhirku bersama RamadhanMu yang mulia ini

hambaMu merajut dengan momohon agar Engkau melepaskanku dari azabMu yang sangat pedih

Tuhan pada malam-malam terakhirku bersama RamadhanMu yang mulia ini

hambaMu memohon kekuatan untuk dapat melawan setan-setan yang menyesatkan

Tuhan pada malam-malam terakhirku bersama RamadhanMu yang mulia ini

hambaMu memohon agar kiranya Engkau berkenan mengeluarkanku dari deretan manusia-manusia munafiq

Tuhan pada malam-malam terakhirku bersama RamadhanMu yang mulia ini

hambaMu memohon agar kiranya Engkau berkenan membebaskanku dari deretan hambaMu yang celaka

Tuhan pada malam-malam terakhirku bersama RamadhanMu yang mulia ini

hambaMu memohon agar kiranya Engkau berkenan membebaskanku dari dahsyatnya api NerakaMu

Tuhan pada malam-malam terakhirku bersama RamadhanMu yang mulia ini

hambaMu memohon agar kiranya Engkau berkenan mempertemukanku dengan para Nabi, Rasul, Shiddiqin, Syuhada, dan Shalihin dalam Surga ‘AdnMu

Tuhan pada malam-malam terakhirku bersama RamadhanMu yang mulia ini

hambaMu memohon agar kiranya Engkau mengampuniku, orang tuaku, keluargaku dan seluruh mukmin baik terdahulu maupun yang ada hari ini.

Tuhan pada malam-malam terakhirku bersama RamadhanMu yang mulia ini

hambaMu memohon agar kiranya Engkau memperkenankanku melihani dan menikamti keindahan wajahMu yang tiada kenikmatan dan keindahan selain keindahan wajahMu dan kenikamatan memandangNya pada hari penentuanMu

Tuhan pada malam-malam terakhirku bersama RamadhanMu yang mulia ini

hambaMu memohon agar kiranaya Engkau berkenan melimpahkan rahmatMu kepada  orang yang telah mendidik dan membesarkaku, serta kepada para guru baik telah wafat maupun yang masih hidup yang telah mengajariku kebenaran agamaMu.

Tuhan pada malam-malam terakhirku bersama RamadhanMu yang mulia ini

hambaMu memohon agar kiranya Engkau berkenan mengabulkan permohonan hambaMu yang nista ini pada malam-malam terakhirku bersama ramadhanMu yang mulia ini, karena hamba yakin dengan sepenuh keyakinan bahwa Engkau Maha Mendengar permohonan hamba-hambaMu, Maha Mengetahui segala hal yang terbetik dalam hati hambaMu, sebab Engkaulah pemlik mutlak seluruh hati, jiwa, jasad, dan seluruh apa yang ada di langit dan di bumi.

Tuhan jika engkau tidak mengabulkannya, lalu kepada siapa lagi hambaMu yang nista ini akan memohon dan berharap?

Tuhan, hambaMu memohon agar kiranya Engkau berkenan melimpahakan kebahagiaan kepadaku di dunia dengan kemurnian dan kelurusan agamMU, dan hambaMu memohon agar kiranya Engkau berkenan melimpahkan kebahagiaan kepadaku di akhirat saat perjumpaan denganMu.

Allahumma taqabbal minniy innaKa Anta al-Sami’u al-‘Alim

wa Tub ‘Alayya innaKa Anta al-Tawwaabu al-Rahiim

wa Shalllallahu ‘ala Muhammadin wa Aalihi wa shabihi wa sallam

wa Al-Hamdu Lillahi Rabbi al-‘Alamiin

One comment

  1. salam kenal…
    tulisannya sangat bagus n menyentuh. thanks ilmunya



Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: